Selasa, 04 Februari 2020

Rafid Motor: Jalan Lintas Selatan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur


 
PRABANGKARANEWS3 || PACITAN - Bengkel Rafid Motor Pacitan, yang berlokasi di Jalan Lintas Selatan Pacitan Km 1, Sirnoboyo Pacitan.  Bengkel yang telah berdiri sejak tahun 1997 dengan suka dan duka usaha jual beli dan jasa service.  Awal tahun 1998 Rafid Motor terkena imbas dari Krisis Moneter yang sangat memukul usaha pada masa itu. 





Senin, 09 Juli 2018

Rafid Motor: Service Motor Injeksi dan Karbu Semua Merk, Spare Part Motor


Prabangkaranews3 - Pacitan - 09/07/2018- Rafid Motor  berdiri sejak tahun 1995. Merasakan ekonomi sebelum reformasi 1998. Sebelum masa reformasi bengkel sepeda motor bisa kita hitung dengan jumlah terbatas. Pada masa itu harga oli mesin masih 4000 rupiah. Saat itu jumlah sepeda motor belum sebanyak sekarang ini. 


Sepeda motor RC 100, Alfa, Force one, GL 100, RX King.  Untuk merk baru tidak seperti sekarang ini tiap 3 bulan sudah muncul merk terbaru dengan costum yang baru. 


Lokasi mudah terjangkau. Pinggir Jalan Lintas Selatan Sirnoboyo Pacitan Jawa Timur.

Merk jaman sebelum reformasi terbaru paling cepat 3 tahun baru ada merk terbaru. Namun persaingan bengkel tidak sehebat sekarang ini. Sekarang ini mulai dari gang di kampung sudah banyak bengkel baru. Perkembangan pesat setelah adanya SMK jurusan mesin roda doa.


Minggu, 26 Juni 2016

Rafid Motor Jadi Seksi Sejarah Awal Reformasi - Sekarang


Prabangkaranews3- Pacitan - -Rafid Motor Sebelumnya aku beri nama Mitra Sejati Motor sejak tahun 1995. Keputusan aku ambil setelah aku menyelesaikan kuliah S1 di Universitas Brawijaya. Walaupun keputusan itu agak konyol namun itulah keputusanku. Aku all out untuk mengembangkan bengkel dari modal 200 ribu,  akhirnya berkembang dan dapat membuat bangunan menghadap jalan utama. Aku sudah masa bodoh terhadap ejekan dari tetangga, jauh-jauh kuliah kok akhirnya hanya menjadi montir sepeda motor. Biarlah aku jalani itu semua dengan kesendrianku. 

Akhirnya akau berani untuk meminang gadis di sebelah barat desa ku kupersunting dia untuk menjadi pendampingku.  Suka duka aku lalui dengan pendampingku hidupku.  Bengkel Rafid Motor sebagai saksi perjalanan kami dan menopang seluruh biaya hidup aku sekeluarga.  tepatnya aku menikah Bulan akhir tahun 1998.  Anak pertama lahir tanggal 23 Oktober  1999, dengan ri nama Muhamad Rafid Musyafaa. Sama dengan nama bengkel kami Rafid Motor.  Sebelumnya nama bengkel kami Mitra Sejati Motor.   Rafid motor menjadi saksi bisu perjuangan kami dari yang hanya mengandalkan pinjaman dari perbankan.


Pasang surut usaha kami selalu kami hadapi dengan kesabaran.  Kesabaran menempa kami sekeluarga sehingga sudah terbiasa dengan tekanan baik finansial maupun lainnya.  Hanya doa dan harapan serta berbuat setiap saat dengan optimisme setelah bangun pagi.  Pernah 2 tahun mengalami masa sulit sehingga hampir muncul untuk menutup usaha kami namun Allah SWT berkehendak lain mengabulkan doa hambanya yang mengalami kesulitan.  

Alhamdulillah senantiasa terucap tahun 2020 merupakan era baru Bengkel Rafid Motor. Hampir beberapa tahun mengalami stagnan usaha. Sudah banyak bengkel yang seusia bengkel kami.  Pasang surut menjadi hal biasa bagi kami yang senantiasa berharap yang terbaik. Usia 25 tahun selalu kami lalui dengan silih berganti langganan, mekanik, serta masyarakat di sekeliling kami. 

Publisher: Prabangkaranews Media Group

Jumat, 15 Mei 2015

Tips Reyen Sepeda Motor dan Sepeda Motor Ganti Seker


Rafidmotor.blogger.com - Pacitan (15/5/2015) Tim Maknik David memberikan tip reyen sepeda motor.  Reyen sepeda motor berlaku bagi sepeda motor baru atau sepeda motor yang baru kolter seker
Proses reyen sangat menentukan terhadap keawetan dari sepeda motor, baik sepeda motor baru maupun bekas yang ganti seker. 

Hidupkan sepeda motor berkali-kali dengan selang-seling  1/2 jam dihidupkan dimatikan stelah dingin dihudupkan lagi lakukan berulang-ulang.  Bisanya dilakukan selama 3 hari baru sepeda motor dapat digunakan secara normal.  

Tetapi anda harus paham betul jika setelah 3 hari sepeda motor mati sendiri atau digas agak berat hentikan sepeda motor anda.  Atau anda bawa aqu besar yang berisi air untuk menyiramkan pada bureng pada saat sepeda motor dijalankan.

Lakukan dengan sabar, karena kualitas sangat tergantung dari reyenan.  

RAFID MOTOR 2015

 
PRABANGKARANEWS3 || PACITAN - Dokumen foto tahun 2015 menjadi saksi bisu perjalanan Bengkel Rafid Motor.  Onderdi, Oli, spare part dengan stok sangat terbatas dengan loper yang semakin sedikit disebabkan perputaran uang di Bengkel sangat seret.  
 

 
Mekanik yang diharapkan bisa memberikan pelanggan, malah kebalikan.  Masa tersebut menjadi saksi sejarah betapa beratnya perjuangan Bengkel Motor yang telah memasuki usia 20 tahun saat itu bersaing dengan bengkel yang ada di Pacitan.  Perkembangan teknologi terbaru sepeda motor namun mekanik belum bisa menyesuaikan perkembangan kemajuan tersebut. 

Senin, 12 Januari 2015

PERTAMAX VS BENSIN

PERTAMAX VS BENSIN Pertamax tidak selalu menjadi hal yang baik untuk kendaraan anda sob??? Dengerkan iklan-iklan pertamax yang memberikan kelebihan ketimbang premium. Hingga dengan menyisipkan testimoni-testimoni orang-orang yang menggunakan pertamax dan telah merasakan manfaatnya. Tetapi apakah ini semua hal yang baik untuk kendaraan anda??? Mungkin artikel dibawah ini bisa membantu anda menjawab pertanyaan anda semua. Apa Beda Bensin Premium, Pertamax dan Pertamax Plus ?? Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Premium merupakan BBM untuk kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia. Premium di Indonesia dipasarkan oleh Pertamina dengan harga yang relatif murah karena memperoleh subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Premium merupakan BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah di antara BBM untuk kendaraan bermotor lainnya, yakni hanya 88. Pada umumnya, Premium digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti: mobil, sepeda motor, motor tempel, dan lain-lain. Premium 1. Menggunakan tambahan pewarna dye 2. Mempunyai Nilai Oktan 88 3. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak Pertamax adalah bahan bakar minyak andalan Pertamina. Pertamax, seperti halnya Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannnya di kilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, Pertamax memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan Premium. Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1990, terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik). Pertamax 1. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal. 2. Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalyc converters. 3. Menpunyai Nilai Oktan 92 4. Bebas timbal 5. Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya 6. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain Pertamax Plus adalah bahan bakar minyak produksi Pertamina. Pertamax Plus, seperti halnya Pertamax dan Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi, dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannnya di kilang minyak. Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax Plus adalah bahan bakar untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters. Pertamax Plus 1. Telah memenuhi standart WWFC 2. BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang bertehnologi tinggi dan ramah lingkungan 3. Menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters. 4. Tidak menggunakan timbal, alias tanpa timbal. 5. Mempunyai Nilai Oktan 95 6. Toluene sebagai peningkat oktannya 7. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain Penjelasan Rasio Kompresi disini gan : http://danangdk.blog.uns.ac.id/2010/04/20/rasio-kompresi-mesin-apakah-itu/ Motor kita baiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax dan Pertamax plus yang merupakan produk Pertamina, dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas. Mesin motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka / nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan Pertamax Plus ber-oktan 95. Tujuan mesin dibuat dengan perbandingan kompresi tinggi adalah untuk meningkatkan efisiensi (irit bahan bakar) dan menurunkan kadar emisi. Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga. Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi (kecuali ada modifikasi lain). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah). Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep. Berikut daftar bahan bakar motor dan mobil sesuai rasio kompresi : YAMAHA Vega-R (9.3:1) Pertamax Vega-ZR (9.3:1) Pertamax Mio (8.8:1) Premium Jupiter (9.0:1) Premium F1ZR (7.1:1) Premium RX-KING (6.9:1) Premium YT 115 (7.2:1) Premium RZR (7:01) Premium Nouvo (8.8:1) Premium Crypton (9.0 : 1) Premium Yamaha Alfa (7.2 : 1) Premium Yamaha RXZ (7.0 : 1) Premium Jupiter-Z (9.3:1) Pertamax Jupiter MX-135LC (10.9:1) Pertamax Plus Scorpio-Z (9.5:1) Pertamax VIXION (10.4:1) Pertamax/pertamax plus Majesty 125 (11:01) Pertamax Plus Scorpio (9.5:1) Pertamax SUZUKI Satria FU (10.2:1) Pertamax/pertamax plus Shogun New FL125 Series (9.6 : 1) Pertamax Shogun FD125 X (9,5 : 1) Pertamax Thunder 125 (9.2 : 1) Premium/Pertamax Spin 125 (9.6:1) Pertamax SkyWave 125 (9.6 :1) Pertamax KAWASAKI Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1 (Pertamax) Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1 (Pertamax) Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 250 cc 11.5 : 1 (Pertamax Plus) Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1 (Pertamax Plus) Kawasaki Ninja RR 150 7.2 : 1 (Premium) Kawasaki Kaze 9.3 : 1 (Pertamax) HONDA Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1 (Premium) Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1 (Premium) Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1 (Premium) Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1 (Pertamax Plus) Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1 (Premium) Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1 (Premium) Honda Vario 10, 7:1 (Pertamax Plus) Honda CBR 150 R 11:1 ( Pertamax Plus) Honda Beat 125 9.2 : 1 (Pertamax) Honda Scoopy 108 cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda Absolute Revo 110 cc 9 : 1 (Premium) Mobil : Suzuki Swift 9,5:1 Pertamax Grand Vitara 10,5:1 Pertamax Plus Grand Escudo XL-7 9,5:1 Pertamax Escudo 2.0 9,3:1 Premium/Pertamax Escudo 1.6 9,5:1 Pertamax Baleno 9,5:1 Pertamax Aerio 9,5:1 Pertamax APV 9,0:1 Premium/Pertamax Karimun 8,8:1 Premium Katana 8,8:1 Premium Carry 1.5 8,9:1 Premium Carry 1.0 8,9:1 Premium Carry 1.3 9,0:1 Premium Esteem 1.6 GT 9,5:1 Pertamax Side Kick 8,9:1 Premium SX-4 10,5:1 Pertamax Plus Honda Jazz I-Dsi 10,4:1 Pertamax/Pertamax Plus Jazz V-Tec 10,1:1 Pertamax/Pertamax Plus City I-DSi 10,5:1 Pertamax/Pertamax Plus City V-Tec 10,1:1 Pertamax/Pertamax Plus Stream 1.7 9,5:1 Pertamax Stream 2.0 9,4:1 Pertamax Toyota Starlet XL 1.000 cc 9,3:1 Premium/Pertamax Starlet SE 1.3 9,5:1 Pertamax Twin Cam 9,5:1 Pertamax Great Corolla 9,5:1 Pertamax Avanza 11:1 Pertamax Plus Yaris 10,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Innova 2.0 9,8:1 Pertamax Innova 2.7 9,7:1 Pertamax Rush 10:1 Pertamax/Plus Alphard 2400 cc 9.8 : 1 Pertamax Alphard 3500 cc 10.8 : 1 Pertamax Plus Nissan X-Trail 2.0 9,9:1 Pertamax Terano 8,3:1 Premium Livina 1.5L 10,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Livina 1.8L 9,9:1 Pertamax Sentra Genesis 9,3:1 Pertamax Cefiro 9,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Daihatsu Xenia EJ (vvti) 11:1 Pertamax Plus Terios 10,0:1 Pertamax/Pertamax Plus Taruna EFI 9,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Sirion 10,0:1 Pertamax/Pertamax Plus Ceria 9,5:1 Pertamax Mitsubishi Eterna DOHC 9,8:1 Pertamax Eterna SOHC 8,5:1 Premium Lancer DOHC 10,5:1 Pertamax Plus Dikutip dari berbagai Sumber (wikipedia dll.) Bahkan update terbaru bisa membuat anda tetap percaya dengan penggunaan premium untuk kendaraan anda. lihat saja informasinya... Sekarang pertamina sudah tidak menggunakan timbal lagi ke bensin premium, sebagai penggantinya digunakan HOMC(High Octane Mogas Component) yg lebih ramah lingkungan. Jadi premium untuk saat ini sudah bebas timbal. For Sumber http://www.migas-indonesia.com/index.php?module=article&sub=article&act=view&id=4381&print=1 Ini juga pesan buat anda yang suka membeli mobil build up... Hati2 ada sedikit perbedaan antara perhitungan nilai oktan di Indonesia dg di Luar negeri, di kita nilai oktan hanya dari RON (Research octane number) nah klo di luar negeri rata2 makenya adalah perhitungan dari rata2 RON dan MON (motor octane number), misalnya nilai oktan 87-88 di Amerika sama aja ky nilai oktan 92++ di Indonesia,jadi klo yg beli kendaraan import ati2 aja, dan baca buku manualnya dg hati2. Bagaimana??? apakah anda masih tetap memilih tanpa melihat spesifikasi kendaraan anda??? Semoga artikel ini bermanfaat ya... Ref Info dan Pic: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9432360 http://fiannation.wordpress.com/2008/05/21/kota-minyak-ngantri-minyak/ http://www.migas-indonesia.com/index.php?module=article&sub=article&act=view&id=4381&print=1 http://danangdk.blog.uns.ac.id/2010/04/20/rasio-kompresi-mesin-apakah-itu/ Majalah MotoDream Serial Buku otomotif - 1001 Cara Bikin Motor Irit - Otomotif Group http://www.kaskus.us/member.php?u=1546837